Conte Kecewa Inter Raih Satu Poin Atas Parma

Conte Kecewa Inter Raih Satu Poin Atas Parma

Inter Milan dipaksa bermain imbang oleh tamunya, Parma di giornata kesembilan Serie A musim 2019-2020 Sabtu malam WIB. Tambahan satu angka ini nyatanya membuat pelatih Inter, Antonio Conte kecewa. Pelatih asal Italia itu mengaku tidak puas atas hasil akhir pertandingan karena ia menilai timnya layak untuk bisa mendapatkan tambahan tiga angka penuh.

Dalam pertandingan yang digelar di Giuseppe Meazza itu, Inter yang berstatus sebagai tuan rumah sejatinya mampu tampil bagus. Hasilnya, La Beneamata telah berhasil mengantongi keunggulan di menit ke-23 melalui gol yang disarangkan oleh Antonio Candreva. Selepas gol itu, para pemain Inter terlihat lengah dan hal itu langsung dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Parma untuk mencetak dua gol melalui aksi Yann Karamoh di menit ke-26 serta Gervinho di menit ke-30 untuk membalikkan keadaan.

Setelah itu permainan Inter terlihat sangat buruk di sisa waktu babak pertama. Beruntung, hingga 45 menit babak pertama usai Inter tak lagi menderita kebobolan dan skor 2-1 ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua Inter mampu tampil lebih baik dan sukses mencetak gol penyama kedudukan melalui gol dari Romelu Lukaku saat pertandingan memasuki menit ke-51. Usai berhasil menyamakan skor, Inter tampil dominan dengan terus menguasai jalannya pertandingan.

Akan tetapi, hingga pertandingan berakhir Inter gagal mencetak gol kemenangan sehingga harus puas dengan tambahan satu poin lewat skor imbang 2-2. Kegagalan Inter meraih tiga angka ini memang layak disesali mengingat sebelumnya Juventus lebih dulu kehilangan angka kala ditahan imbang 1-1 oleh Lecce. Andai berhasil menang, maka Inter akan berhasil merebut puncak klasemen dari Juventus. Tambahan satu angka ini membuat Inter mengoleksi 22 poin saat ini dengan menduduki peringkat kedua klasemen, tertinggal satu poin di belakang Juventus yang saat ini berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara.

“Kami tidak perlu melihat hasil lain, kami hanya perlu fokus dengan hasil sendiri. Babak pertama sangat sulit bagi kami, Parma bermain dengan sangat bagus dan kami seakan memberikan mereka kemudahan. Hal itu bisa dilihat dari dua gol Parma. Setelah itu kami mampu tampil lebih baik di babak kedua dan saya kira kami layak untuk bisa mendapatkan tiga poin penuh,” ungkap Conte.

“Saya tidak bisa menuntut lebih lagi dari para pemain kami. Sebab ini merupakan pertandingan ketiga kami dalam enam hari terakhir dan kami praktis selalu menampilkan 11 pemain yang sama karena berbagai faktor yang membuat keterbatasan skuat. Saya sama sekali tidak merasa senang dengan hasil kali ini,” tutupnya.

Usai Takluk Dari Barcelona, Inter Ingin Bangkit di Laga Kontra Juventus

Usai Takluk Dari Barcelona, Inter Ingin Bangkit di Laga Kontra Juventus

Inter Milan harus membawa pulang hasil negatif di pertandingan kedua Grup F Liga Champions usai menelan kekalahan tipis 1-2 dari Barcelona di Camp Nou Kamis dini hari WIB. Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan karena Inter sejatinya tampil bagus dan berhasil unggul terlebih dahulu di menit kedua melalui Lautaro Martinez. Keunggulan Inter itu lantas sirna di babak kedua setelah penyerang Barcelona, Luis Suarez berhasil membalikkan keadaan melalui dua golnya di menit ke-58 dan 84.

Meski demikian, Inter tidak bisa berlama-lama memikirkan kekalahan kali ini. Pasalnya, laga besar sudah menanti Inter akhir pekan ini di ajang Serie A Italia. Dalam pertandingan giornata ketujuh, Inter akan kedatangan musuh bebuyutan mereka yakni Juventus. Melihat jadwal sulit ini, gelangan La Beneamata, Nicolo Barella menegaskan bahwa timnya akan kembali menampilkan karakter hebat saat melawan Juventus seperti apa yang telah mereka tunjukkan di pertandingan melawan Barcelona.

Pertandingan bertajuk Derby D’Italia akan dilangsungkan di kandang Inter, Giuseppe Meazza Senin dini hari WIB. Inter yang saat ini berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 18 poin dari enam pertandingan awal sedikit diunggulkan karena mereka akan tampil di hadapan publik sendiri. Inter diyakini akan mendapatkan dukungan penuh dari fans mereka yang akan memadati stadion di pertandingan nanti.

Namun Inter tetap harus mewaspadai ancaman yang bisa saja dihadirkan oleh Juventus. Seperti yang kita ketahui, skuat Juventus dipenuhi oleh para pemain berkualitas dan hal itu sudah ditunjukkan oleh mereka di enam pertandingan awal musim ini. Meski kehilangan poin saat ditahan imbang oleh Fiorentina dengan skor 0-0, namun performa Juventus di laga-laga lainnya sangat menakutkan.

Maka dari itu, Inter dituntut untuk menampilkan performa terbaik mereka jika ingin mendapatkan poin penuh di pertandingan nanti. Inter tidak boleh sampai kalah di pertandingan ini jika tidak ingin puncak klasemen direbut oleh Juventus. Jika hal itu terjadi, maka ambisi Inter untuk bisa meraih gelar Scudetto musim ini diyakini tidak akan mudah karena Bianconeri dikenal sebagai klub yang sangat konsisten jika sudah berada di puncak klasemen sehingga mereka akan sangat sulit untuk dikejar.

“Kami menunjukkan karakter hebat saat melawan Barcelona. Akhir pekan ini, kami akan melawan Juventus dan kami akan kembali menampilkan karakter yang sama. Kami tentu ingin menang karena ini merupakan pertandingan yang berbeda. Kami adalah Inter Milan dan kami memiliki Antonio Conte sebagai pelatih,” tegas Barella.